Labirin
Nikmat gelap dalam hampa Bergetar kaki melangkah Berkeras hendak kedalam kabut Pintu menganga pada kekosongan Berdebar keras dalam langkah Pekat memanggil dari dalam Ragu sirna dalam hipnotis Kuasa tak berdaya Terlonsong masuk, rapat terkunci Serpihan kristal memanggil Hajar! Baptis aku dalam kilaunya Memantik api, kubakar asa Foil menghitam kotor Mengikat akut dalam darah Hirup hingga tak tersisa Kukubur tubuh pada nikmat neraka Tenggelam jauh kedalam peparu Kuberi makan sengsaraku Dahaga kehendak terpenuhi Tinggi melesat dan hilang Barisan raga kosong hanyut Mengikat kepada stimulan psiko Kaku terkujur kepada sudut buntu
Submitted by Immortal — Apr 26, 2025
Massive bullshit ceremonial Repetitive stale rhetoric As if he on the top was so weak Loudhailer burn ears oration (Like) burst of volcanic eruptions Burn our ears with poetry The general that ordered, sitting down, and lift the feet Maniac, state diseases, lunatic, shame on you! For the throne and your greedy agenda, no satisfied Idol's licking pigs, the god that you involved Your black heart, spit on your poem We are not donkeys behind you The stench smelled Your dream system, broke in its first place Spiritual manipulation, faith robbers Hypocrite! Idols is the god, controlled idiocy The land as wages, mastered it with a goons way Wrap it with verses and prayers Silenced the voice of the people with the sermon And their logic suddenly died Greedily swallow every words that come out Where's your brain and sanity all this time?
Submitted by Immortal — Apr 26, 2025
Bergetar dari yang terdalam Menembus paksa sakit ini Setiap asap panas yang kuhirup Injeksi benalu dalam tubuh Mengoyak daging perlahan menggerogot Aliran darah membeku Jeritan sendu nada lirih Mengisi ruang rintih sekarat Kilau kristal menutup nadi Dari saraf terdalam Yang membendung nafas Kubur akalku dengan frustasi Asa hancur oleh depresi Saraf berkerak leher tercekik Barisan kata yang terjebak Di pecahan kaca aku terbaring merangkak Menyayat luka Jerat sesak yang mengikat jiwa Penjara dalam dimensi petaka Menuju asa yang perlahan terbakar
Submitted by Iron_Wraith — Apr 26, 2025
Pandangan sinis, melotot dan memantau Energi kebencian mereka terpancar Mengejarku berlari dalam ketakutan Berlindung kepada sudut ruang bisu Langkah habis diujung tebing, terdampar arus kegilaan Ribuan detik terbuang bersama kesakitan Senyawa panas yang berhembus, membakar dada Sorot balik langkah pintas yang terlewat Ujung kenikmatan yang buram mematah pandangan Sesal memeluk raga yang menuai sakit Terlahir menuju derita dalam koma Lamunan kosong kepada seutas tambang Api berkobar dengan mesra memanggil Lamunan kosong kepada seutas tambang Kaku terkapar Lumpuh dan cacat Organ sekarat
Submitted by Cyberwaste — Apr 26, 2025
Membuka mata, hari baru adalah terror Visi sebuah neraka yang terlihat Mimpi buruk saat terjaga Kuhirup senyawa mencekam Hampa dalam pilihan Menutup asa dengan hitam Merah tangan berlumur darah Melangkah ke sudut tergelap Tersungkur, menunduk kepada sendu Tanpa daya angkat kepala Pada kuasa yang mengikat Dalam hitam dia tersenyum Sinis terasa, aroma kengerian Licik yang ditebar, busuk terhirup Bayang gelap mendekap Kuasa pijak yang lumpuh Terkurung dalam ruang kelam Penjara batin rapat terkunci, gentar menjuntai Dalam kesendirian aku merangkak Bersama kehampaan ini, menuju titik yg cerah Air mata mengalir kepadanya, perlahan meredup
Submitted by The Void — Apr 26, 2025
Lirikan sinis, menatap tajam, menusuk Kontak mata membidik sasaran Tertuju pada satu titik Langkah habis, penelik menyebar Kunci Target, mengintai! Nyali menyusut, menghindar dan lelah Jalan berkabut dan buntu Layaknya buron, halal untuk ditebas Paranoia yang mendekap Langkah menerjang menuju bait berlindung hawa tegang, mencekam masuk, telah terjangkit cemas Kerabat adalah ancaman nyata Wacana jahat, senyawa hitam memeluk Menunggu celah untuk menghabisi Asa perlahan hilang Bukan dunia yang kukenal, hilang dalam keasingan Dicampak, kesepian memeluk, kecewa yang mendekap Garis darah ternoda, putus tanpa arti
Submitted by MetalElf — Apr 26, 2025
Vicious circle keeps rolling We are present in a good place They were born in the red zone, die one by one Our pleasure, their misery Born a lot here, more die there Our bliss, their cries, our fondled, their war Our cum, the life floated there Toxic fog fill the sky, infect the living It's life in death time, now rots away Government is useless, deaf, and blind army Eternal and no limit greediness The green you cut, the desert created, the grave for them Masked angel traitors that we choose The voice you give are in vain Motherland rapes machine The throne for greedy rats The invasion of greedy allies (The) green house, slowly arid and barren Miserable (The) blue water, slowly turbid and dry Miserable The blue sky, slowly blackened We party with your soul We dance with your pain We sing with your anguish
Submitted by BloodShrine — Apr 26, 2025
Bilik kecil saksi bisu segala pengaduan Altar suci tempat meratap tangis dan nyanyian pilu Ribuan detik terhempas bagai debu Noda hitam dihati, rasa hina yang meresap Iman luntur oleh kecewa, terpandang sebelah mata Langit - langit menyambut syair pengharapan Terlahir mengukir iman dengan besi panas Doa dalam kesunyian Habis termakan waktu Kecewa melahap asa Teguh hilang terhempas ragu Eksistensi tanda tanya Tanduk dikepala semakin panjang Tertanam kedalam daging Mengoyak imam yang melekat Syair kosong kupandang hina Menghempas kegelapan untuk kedamaian Dengan keras menembus sekat Menuai sebuah asa yang hancur Tunduk pasrah, damai yang hilang Visi Luntur terkhianat Angin adalah jawaban Sentuhan terasa hampa Melangkah pergi dan hilang
Submitted by Sexy Gargoyle — Apr 26, 2025
On top of the pile of money Want even higher piles Look far below the horizon To the land outside metropolis standard For the stored million wealth Under the bare foot rests Stars and moon that illuminate the dark Draw out water that flows freely There is shifty agenda began to develop Invasion purpose comes, preparing to seize The rats and wolves conspiracy Big mouth rats opened widely Couldn't fight bribery Abundant inside forbidden Welfare development is bullshit Let the society becomes the victim Manipulation masked investment Take it until there's no left Expose them with convenience Instigate them with the illusion of modern life The face of the apocalypse (All) we've got just dead end (A) way to perish "Expose them with convenience Silenced watching massive robbery Restless them with misery Manipulation masked investment" The roots, live completely from the nature Vision Covered from the modernism (Is) an easy prey, Destroy resources Flattened the forest, restless them with misery They were silenced watching the massive robbery
Submitted by Iron_Wraith — Apr 26, 2025
Barisan kata dilepas Dengan tendensi bernada tinggi Bertubi sabda membantai Madah kelam berkumandang Tatap menusuk Ilusi berdiri (di)atas mimbar Berorasi absolut tak terbendung Angkuh menjalar, nurani sekarat Mendengar adalah hina Makian diujung lidah Membungkam dalih Konflik rima, tensi memanas Goyah menahan tekanan konflik raga Mereka budak Kasta bawah Kau ludahi Tunduk membisu Bias Mengayomi, dalam hati keras Diktator terlahir, abai berpijak Angkuh menjalar, nurani sekarat
Submitted by Corpse Defiler — Apr 26, 2025
This track is instrumental.
Paham kuno yang berakar Menjangkit hingga era baru Berlarut mengasah akal, tumpul juga akan problema Nalar primitif yang berlaku Kabut tebal menutup, labirin pertanyaan Embrio prasangka hitam membiak Sinis menuduh tanpa dasar Stimulan dosa lampau yang terlupakan Sekutu beralih seteru Invasi tak kasatmata kau simpulkan Kepada cenayang kau bersandar Doa - doa bertebar penuhi ruang Bisikan merasuk, memaku sugesti Ketenangan semu, kesembuhan bias Inti yang tak tergali Ria temporer, nalar tumpul terinjak Terpasung lingkar setan Syair surga lusuh Terikat tanda tanya yang absolut
Submitted by VladTheImpaler666 — Apr 26, 2025